Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan bukan sekadar slogan bagi warga RT 54. Bertempat di area fasum warga, kegiatan rutin Bank Sampah RT 54 kembali digelar dengan antusiasme tinggi dari para warga.
Sejak pagi hari, bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak tampak berbondong-bondong membawa kantong berisi sampah yang sudah dipilah dari rumah masing-masing. Mulai dari botol plastik, kardus bekas, hingga kaleng kemasan ditimbang dengan teliti oleh petugas pengurus Bank Sampah.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga. Melalui sistem tabungan, setiap kilogram sampah yang disetorkan akan dicatat dalam buku rekening bank sampah milik warga.
Ketua RT 54 menyampaikan bahwa kunci kesuksesan Bank Sampah ini adalah kedisiplinan warga dalam memilah sampah sejak dari dapur. Sampah dikategorikan menjadi beberapa jenis utama:
* Plastik: Botol mineral, gelas plastik, dan wadah detergen.
* Kertas: Koran, kardus, dan kertas hvs bekas.
* Logam: Kaleng minuman dan besi tua.
“Sampahmu, Tanggung Jawabmu, Tabunganmu.”
Melalui langkah kecil ini, warga RT 54 membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang tepat dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus mempererat kerukunan antar tetangga.
Aksi hijau ini diharapkan dapat terus konsisten dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk bersama-sama menjaga bumi dari tingkat lingkungan terkecil

