Wali Kota Madiun tinjau Lokasi Kawasan Bunderan Serayu

Wali Kota Madiun melakukan kunjungan lapangan di kawasan Bunderan Serayu pada hari ini. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring sekaligus mematangkan rencana penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) agar lebih teratur, bersih, dan berdaya saing.

Dalam peninjauan tersebut, Bapak Wali Kota menekankan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk memfasilitasi para pelaku usaha kecil melalui konsep Pembangunan Terpusat UMKM/PKL. Langkah ini diambil guna memastikan roda ekonomi kerakyatan tetap berputar tanpa mengganggu estetika kota dan fungsi jalan.

Beberapa poin penting dalam kunjungan tersebut antara lain:
* Relokasi dan Zonasi: Mengatur posisi lapak pedagang agar tidak memakan bahu jalan dan trotoar secara sembarangan.
* Standardisasi Lapak: Merencanakan pembangunan stan atau gerobak yang seragam agar terlihat lebih estetis dan ikonik.
* Penyediaan Fasilitas Umum: Memastikan ketersediaan sanitasi, tempat sampah, dan area duduk yang nyaman bagi pengunjung di sekitar bunderan.

“Kita ingin PKL di Bunderan Serayu ini naik kelas. Bukan sekadar tempat jualan, tapi menjadi destinasi kuliner yang nyaman bagi warga Madiun maupun wisatawan. Penataan ini adalah bentuk dukungan kita agar UMKM lokal semakin maju dan tertib,” ujar Bapak Wali Kota di sela-sela kegiatannya.

Dengan adanya penataan terpusat ini, diharapkan kawasan Bunderan Serayu tidak lagi terkesan semrawut. Sebaliknya, kawasan ini akan menjadi magnet ekonomi baru yang terintegrasi, memudahkan pengawasan kebersihan, dan meningkatkan kenyamanan transaksi jual-beli.

Para pedagang menyambut baik rencana ini dan berharap pembangunan infrastruktur pendukung dapat segera terealisasi sehingga mereka bisa berjualan dengan tempat yang lebih layak dan representatif.