Rapid Antigen di RW. 010 oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun

Rapid Antigen di RW. 010 oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun

Rapid Antigen di RW. 010 oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun di Wilayah Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun dengan Jumlah Sasaran 100 terealisasi 54 % Pada Jum’at, 24 September 2021 Pukul 09.00 WIB

Rapid test antigen adalah pemeriksaan secara cepat untuk mendeteksi keberadaan antigen tertentu di dalam tubuh seseorang. Rapid test antigen umumnya hanya dilakukan untuk pemeriksaan penyaring (skrining), dan sampel yang digunakan tergantung pada penyakit yang ingin dideteksi.

Antigen adalah zat asing yang dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk membentuk reaksi perlawanan berupa antibodi. Tes rapid antigen bertujuan untuk mendeteksi antigen tersebut, yaitu dengan memeriksa sampel darah atau lendir tenggorokan pasien.

Antigen biasanya berasal dari luar tubuh (heteroantigen), misalnya dari bakteri atau virus. Keberadaan antigen dari bakteri atau virus tertentu di dalam tubuh menandakan adanya infeksi.

Tes rapid antigen umumnya dilakukan pada pasien yang diduga menderita penyakit berikut ini:

  • COVID-19
  • Influenza
  • Malaria
  • Infeksi bakteri Streptococcus
  • Hepatitis B
  • Demam berdarah dengue (DBD)

Di masa pandemi COVID-19, rapid test antigen juga dilakukan pada orang yang tidak mengalami gejala apa pun, tetapi memiliki faktor-faktor berikut:

  • Melakukan kontak dekat dengan seseorang yang diduga menderita COVID-19
  • Berencana menjalani pengobatan atau perawatan di rumah sakit
  • Bekerja di area yang tidak memungkinkan protokol kesehatan secara optimal
  • Bekerja di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya

Peringatan Rapid Test Antigen

Sebelum menjalani tes rapid antigen, ada beberapa hal yang harus diketahui, yaitu:

  • Hasil rapid test antigen dapat dipengaruhi oleh cara pengambilan sampel air liur atau lendir, cara penanganan sampel sebelum dites, dan alat tes yang digunakan
  • Hasil tes rapid antigen tidak selalu akurat, bisa berupa positif palsu atau negatif palsu
  • Untuk memastikan diagnosis adanya infeksi, hasil rapid test antigen harus diikuti oleh pemeriksaan lain, seperti RT-PCR, kultur mikroorganisme, atau tes rapid antibodi